Minggu, 18 Mei 2014

Sembuh Simpel Ala SEFT


Saya manggut-manggut, ketika seorang ibu berumur 50an tahun menyatakan kadar gulanya sudah turun. Bahkan sudah bisa makan apa yang dulu menjadi pantangan. Sakitnya juga sudah lumayan mereda. Dia adalah pengidap Diabetes. Setelah diterapi, penyakitnya berangsur sembuh, meski belum 100%.

Berulangkali dia mengucap syukur. Dulu ia sering gelisah karena banyaknya pantangan makan. Belum lagi ia merasa kalut karena takut keburu meninggal sebelum memiliki cucu. Setelah mengikuti training SEFT,  ia mulai leluasa mengikhlaskan apa yang jadi kecemasan terbesarnya Kini, ia lebih berbahagia, bukan cuma lebih bisa menikmati hidup, pun karena menjadi lebih sehat.


Ibu di atas salah satu dari peserta training SEFT yang saya wawancarai. Rupanya, pengobatan yang selama ini dia lakukan tidak berhasil permanen, karena pengobatannya tidak lengkap. Dia sudah berulangkali melakukan pengobatan medis, tapi karena faktor emosi belum selesai, maka penyakit tersebut kambuh kembali.


Selain sang ibu, saya berbincang dengan praktisi lain yang kagum karena Teknik SEFT mampu menyembuhkan phobia dalam hitungan menit. Padahal pada terapi umumnya bisa


Teknik dan Penyembuhan SEFT memang fenomenal. Anda bisa melepas emosi negatif yang berat Anda bubarkan dalam dada. Demikian halnya dengan penyakit. Penyelesaiannya cukup simpel; hanya dengan mengetuk-ketuk ringan beberapa titik di tubuh Anda!


Ada beberapa testimoni yang bisa dibagi tentang efektivitas SEFT. Testimoni ini berdasarkan wawancara langsung, yang saya lakukan dengan orang-orang yang berhasil menggunakan teknik SEFT. Semua testimoni ini diambil dari majalah Al Madinah.  Saya ingin membagi hasil wawancara tersebut di blog ini, beserta kumpulan penyakit yang bisa disembuhkan melalui teknik SEFT.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar